Berikut adalah Foto Seorang yang Diduga adalah Pelaku Teror di Sarinah Plaza Jakarta

Teror yang terjadi di Sarinah Plaza Jakarta menurut informasi terakhir ada 7 korban. Banyak orang bertanya-tanya, siapakah gerangan yang melakukan hal sekeji ini? Atas motif dan tujuan apa mereka melakukan ini? Hingga kini pihak aparat keamanan masih memburu pelaku dan mencoba untuk membedah apa yang terjadi pada peristiwa itu. Banyak orang mengira dan memprediksikan bahwa peristiwa ini ada hubungannya dengan ISIS (Islam Syiria)

Berikut adalah foto orang yang diduga penembak polisi terpotret dari dekat
Foto yang diduga adalah salah satu kawanan teror di sarinah Plaza Thamrin

Bahkan sekitar jam 4 sore Presiden Joko Widodo menuju ke lokasi untukmeninjau langsung apa yang terjadi di lapangan. Dalam keterangan press nya Jokowi memerintahkan kepada Kapolri dan Menkopolhukam untuk mengusut tuntas pelaku pengeboman dan jaringan yang berada di balik peristiwa ini.

Berikut adalah foto penembak Polisi di Jalan Thamrin yang berhasil diambil oleh wartawan Tempo Aditya Novansyah.

Beberapa menit setelah ledakan di pos polisi depan Sarinah, dua orang yg diduga pelaku berkerumun bersama massa

Tak ada yg peduli pada dua pria beransel itu. Hingga seorang di antaranya mengeluarkan senjata laras panjang

Lalu, ya Tuhan, ia membidikkan senjatanya ke arah seorang polisi. Dor, polisi itu jatuh

Polisi itu jatuh, massa berhamburan

Seorang lainnya yg diduga pelaku, menyelinap, mengeluarkan senjata genggam, bergerak ke arah mobil polisi

Ia menghampiri polisi lain, memuntahkan peluru ke perut petugas itu. Polisi itu ambruk seketika

Baku tembak terjadi






Mudah-mudahan ini adalah akhir dari cerita teror di Indonesia. majulah bangsaku, majulah negeriku. Mudah-mudahan pada sadar semua dalam berbangsa dan bernegara. Selain itu juga mudah-mudahan tidak terjadi lagi teror semacam ini.

Kami adalah bangsa yang kuat yang tidak akan takut hanya dengan teror model seperti ini. Ini adalah tragedi kemanusiaan yang kesekian kalinya di Indonesia. Mudah-mudahan tidak disebabkan oleh Bisnis seseorang saja.

Surat Terbuka untuk Teroris


Maaf tak mengucap salam, karena aku tdk tahu apa agamamu dan apa yang kau percayai. Kitab apa yag kau baca hingga kau merasa paling benar, kitab mana yang mengajarkan membunuh orang diluar peperangan..?
Pemimpin mana yang kau ikuti hingga langkah yg kau ambil melampaui ajaran para nabi?

Ibu mana yang melahirkanmu hingga mati rasa belas kasihmu ?

Ayah mana yang membimbingmu sehingga rasa ketakutan yg kau cipta dalam aksimu ?

Makanan apa yg mengalir ke tubuhmu sehingga kau merasa terpilih sebagai mesin pencabut nyawa.

Pakaian apa yg kaupakai hingga kau merasa gagah, tak tersentuh neraka

Kalau kau pikir tindakanmu akan mencapai mimpimu, kupastikan jauh dari itu...tumpuan kebencian terarah pada kelompokmu...

Bagaimana mimpimu membangun peradaban tanpa ada simpati dari manusia?  alih2 menegakan kebenaran...yang lahir justru antipati..ketakutan..makin lama generasi ini makin jauh dari agama..takut dengan agama...saat itu tiba, kau ikut bertanggungjawab mengatheis kan dunia ini.

Pasti kau bukan representasi Islam, pasti juga bukan representasi Nasrani, Hindu, Budha...

Agama yg kutahu mengajarkan cinta kasih sesama manusia, kelembutan, kesabaran, 

Sembah pada Tuhan  seharusnya menghindarkan perbuatan keji dan munkar.

Sumber berita: Tempo.co dan Broadcase kawan via WA
Sumber foto:
http://img.lensaindonesia.com/thumb/350-630-1/uploads--1--2016--01--21372-cdatausersdefappsappdatainternetexplorertempsaved-images13500895214527484923411n.jpg
http://metro.tempo.co/read/news/2016/01/14/064736052/detik-detik-polisi-ditembak-dua-terduga-teroris-bom-sarinah
Previous
Next Post »